Cara Menjinakkan Burung

Bingung bagaimana cara menjinakkan burung? Mudah banget kok. Pelajari caranya bersama yuk!


Dalam hal memelihara burung, menjinakkan merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan.

Karena ketika burung masih giras atau belum jinak, maka akan sulit di rawat terutama bagi burung kicauan.

Jika burung tersebut belum jinak, maka tidak akan bisa mengeluarkan kicauan terbaiknya dan tidak akan berkembang dengan baik.

Apapun burung yang rekan-rekan dapatkan, entah itu jenis burung hasil dari tangkapan hutan atau baru beli dari penangkaran maka burung membutuhkan penyesuaian dengan lingkungan baru.

Memelihara Burung
freeimages.com

Dalam hal menjinakkan burung tentunya harus mengetahui tentang jenis dan asal usulnya.

Misalkan burung dibeli dari penangkaran atau hasil tangkapan hutan, maka burung yang dibeli dari hasil penangkaran akan relatif lebih mudah untuk dijinakan dibandingkan dengan burung hasil tangkapan hutan.

Meskipun begitu, terkadang burung yang dibeli dari penangkaran belum tentu benar-benar jinak.

Burung Pleci Liar
burungnya.com

Selain itu, ada beberapa hal lain juga yang penting untuk di ketahui, yaitu jenis burung itu sendiri.

Seperti burung lovebird, burung kenari, burung kacer, burung murai batu dan burung lainnya.

Karena setiap burung memiliki karakteristik yang berbeda-beda, ada yang relatif mudah untuk dijinakkan dan ada juga yang sulit untuk dijinakkan.

Cara Menjinakkan Burung Yang Masih Liar

Karena burung yang akan dipelihara nantinya di lingkungan pemiliknya, maka burung butuh penyesuaian dari tempat lama ke tampat yang barunya.

Ketika burung sudah terbiasa, maka lambat laun akan membuat burung menjadi jinak. Asalkan dilakukan secara rutin dan tepat tentunya.

 

  • Posisi Tempat Penyimpanan

 

Untuk menyimpan burung yang masih giras agar menjadi jinak, maka sebaiknya simpan burung ditempat yang cukup ramai oleh lalu lalang manusia.

Pada awalnya, burung kemungkinan besar akan menjadi sangat aktif, melompat, menabrak-nabrak sangkarnya karena tidak terbiasa dengan lingkungan baru tersebut dan juga merasa ketakutan karena banyak manusia di dekat sangkarnya.

Burung Dalam Sangkar
flickr.com

Menyimpan burung di tempat yang ramai, mungkin akan melukai burung itu sendiri, karena sering menabrak-nabrak sangkarnya karena tidak nyaman dan ketakutan.

Proses itu tidak akan berjalan lama, sekitar 2 sampai 4 minggu burung akan terbiasa dan menjadi santai di sangkarnya ketika di dekati dengan manusia.

Sebaiknya hindari menyimpan burung yang belum jinak di tempat yang sepi.

Karena jika sering disimpan di tempat sepi, maka burung akan sulit jinak, karena burung tidak terbiasa dengan kehadiran manusia dan tempat tempat ramai.

Toh, bulu burung yang rusak akibat burung sering menabrak sangkarnya karena ketakutan dalam proses penjinakan, maka bulunya akan tumbuh bagus kembali.

Burung Murai Batu Gantangan di Rumah
wordpress.com

Untuk melakukan penjinakkan dengan cara ini, maka simpan burung di tempat yang ramai dengan ketinggian sekitar 3 meter tingginya selama 1 minggu berturut-turut. 

Kemudian untuk minggu kedua, turunkan posisi penyimpanannya lebih rendah dari sebelumnya.

Lakukan hal tersebut hingga beberapa minggu kedepan lagi, hingga burung benar-benar jinak dan santai ketika didekati oleh manusia.

 

  • Memandikan hingga basah kuyup

 

Pada pagi hari pada saat jadwal mandi akan dilakukan, maka coba masukan terlebih dahulu burung di keramba untuk mandi sendiri hingga beberapa waktu.

Jika burung belum mau mandi sendiri, maka mandikan burung di sangkarnya dengan cara disemprot atau bisa dengan cara menggenggamnya menggunakan tangan dan membasuhi bulunya dengan tangan anda yang satunya.

Memandikan Burung
vitaminburung.com

Memandikan burung, selain bisa menyehatkan pada burung itu sendiri, akan tetapi memiliki manfaat lainnya, seperti membantu proses penjinakan.

Anda bisa bandingkan saja ketika bulu burung dalam keadaan kering dan ketika sedang basah kuyup pada burung yang belum jinak ketika didekati oleh manusia.

Ketika bulu burung sedang basah kuyup dan didekati oleh manusia, maka akan membuatnya tidak takut dan cenderung akan berdiam diri.

Dengan melihat hal tersebut, tentunya jika dimandikan secara rutin maka burung akan biasa didekati oleh manusia dan burung beranggapan bahwa manusia bukanlah ancaman baginya.

Selai itu, ketika burung dimandikan hingga basah kuyup akan membuatnya menjadi cepat lapar, karena banyak membakar kalori untuk menghangatkan tubuhnya, dan nantinya burung akan merasa lapar serta memiliki ketergantungan pada pemiliknya karena burung butuh makanan untuk di konsumsi.

 

  • Teknik Pemberian Pakan

 

Agar burung memiliki ketergantungan pada pemiliknya, maka dalam proses penjinakan tersebut sewaktu-waktu lakukan teknik pemberian pakan.

Ketika pada malam hari menjelang burung beristirahat, tempat pakannya dikosongkan. Agar ketika pada pagi hari, burung akan lapar.

Saat pagi hari dan burung merasa lapar, sodorkan jangkrik menggunakan lidi pada burung hingga burung mau untuk memakannya.

Burung Makan Jangkrik
jenisburung.co

Jika dengan cara ini belum membuat burung mau mengonsumsi pakan yang diberikan, maka tarik kembali pakan tersebut dan lakukan kembali setelah 5 menit, lalu sodorkan kembali pakan tersebut.

Jika burung tidak mau mengonsumsi makanan yang disodorkan menggunakan lidi tersebut hingga jam 10 siang, maka simpan jangkrik tersebut di tempat pakannya.

Setelah burung mau memakannya, goda lagi dengan menyodorkan jangkrik menggunakan lidi.

Jika burung sudah terbiasa mengonsumsi pakan yang disodorkan menggunakan lidi, selanjutnya jangan gunakan lidi, dan ganti menggunakan tangan anda sendiri.

Burung Makan Jangkrik Pakai Tangan
arenahewan.com

Hal ini bertujuan agar burung menjadi benar-benar tidak takut terhadap anda dan menjadi ketergantungan terhadap anda.

Untuk pakan yang di berikan untuk menjinakkan burung dengan cara ini, sebaiknya sesuaikan saja dengan jenis burung itu sendiri, karena mengingat setiap burung tidak menyukai pakan dari serangga, seperti burung pemakan biji-bijian.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Lovebird

Bagaimana, caranya mudah bukan?

Demikian artikel tentang menjinakkan burung, semoga bermanfaat untuk Anda yang sedang memelihara burung.